Rabu, 05 Oktober 2011

The Way You Remember Me,chapter 15



Scarlet  kembali menaikkan kameranya,bidikan kameranya terfokus kearah langit  yang berwarna jingga.
Satu jepretan ia berhasil mendapatkan potret langit indah kota London.
Dua angsa putih terlihat beriringan diatas danau satu-satunya yang dimiliki St.James Park.Pemandangan itu menarik Scarlet untuk mendekat.Dijejakkan kakiknya mendekati danau.Saat ia merasa jarak ini cukup untuk mendapatkan gambar yang bagus,Scarlet kembali membidik kameranya.Ia tersenyum saat melihat hasil bidikannya.
Matanya menangkap perahu kertas yang mngapung perlahan mendekati tempatnya berdiri.
Entah apa yang menariknya tapi Scarlet mengambil perahu kertas itu.Lalu membuka lipatan-lipatanya dan membuatnya menjadi satu kertas persegi utuh.Apa ini?
“Happy Birthday”Scarlet membaca satu kalimat yang tertera dikertas putih yang sebagiannya basah.
Scarlet menyapu pandangannya kesekitar St.James Park. Didekat tempatnya berdiri sekarang ia tidak melihat satu sosokpun orang yang dikenalnya.
Hari ini Scarlet benar-benar dihujani kalimat Happy Birthday dari banyak orang yang tidak dikenalnya.


*******


Desire membukakan pintu untuk Scarlet.Sudah sore waktunya Desire kembali kekediaman lama Scarlet.
“Scarlet,jangan lupa dengan obatmu.Aku sudah menyiapkan kau makan malam”Desire memperingati.
“Baik,aku tidak akan lupa.Terimakasih ,besok jika kau sibuk kau tidak perlu lagi menyempatka diri datang kesini”
“Selalu aa waktu untukmu Scarlet.Oh ya ..seseorang mengirimu buket bunga.Kuletakkan itu dikamarmu”Ucap Desire dan tak lama menghilang dibalik pintu.
Scarlet masuk kekamarnya.Ia bisa melihat sebuket bunga tergeletak diatas meja riasnya.
Ia mengambilnya dan membawanya ketempat tidur.Dipandanginya sekeliling buket bunga tersebut.Satu kartu terselip didalamnya.

Jika kau ingin tahu siapa aku maka kau harus datang menenmuiku.
Kartu-kartu yang kuberikan padamu pagi ini akan membawamu menemuiku.
Ikuti saja temaram cahaya yang ada,maka kau akan melihatku dengan satu kejutan lainnya.

Happy Birthday.


Scarlet mencerna kata perkata yang tertera dikartu itu.
Kartu-kartu pagi ini?
Scarlet mengambil tasnya dan menuangkan seluruh isi tasnya diatas tempat tidur.Ia mengumpulkan kartu-kartu yang didapatkannya pagi ini.Ada 12 kartu.
Ia menyusun bagian belakang kartu-kartu tersebut.
P – I – E – N – P – G – R – O – S – E – F - T
Scarlet memandangi susunan  huruf didepannya.

“Oh dear”Pekik Scarlet saat ia menyadari jawabannya.
Ia segera berdiri mengambil kunci mobilnya dan juga kartu yang didapatnya dari dalam buket bunga.
Scarlet tahu dimana ia bisa berterima kasih pada pria yang telah memberikannya balon melalui gadis manis itu siang ini.Epping forest.


*******

Senja sudah menghilang.Kini malam menggantikannya.
Dengan ragu Scarlet menjejakan kakinya masuk kedalam Epping Forest.
Seperti yang dikatakan kartu dalam buket bunga.
Ikuti saja temaram cahaya yang ada,maka kau akan melihatku dengan satu kejutan lainnya.
Scarlet terus melangkah mengikuti cahaya yang didapatkannya dari lilin-lilin yang membawanya masuk lebih dalam.Lilin-lilin itu terdiri dari dua sisi,Scarlet melangkah didalamnya.
Lilin-lilin tersebut berakhir di Frosty Lake.Frosty Lake terlihat bercahaya diatas danau itu mengapung lilin-lilin yang meneranginya.
Scarlet sudah tiba ditempat dimana ia bisa menemui pria yang telah memberikannya tea-teki ini.

“Happy birthday to you ..”
Scarlet menyipitkan pandangannya memandang sosok yang datang dari dalam gelap yang terlihat mendekatinya.Saat sosok itu tertimpa cahaya barulah Scarlet menyadari siapa dia.
“Skandar”
“Yeah it’s me”
“Jadi..semua ucapan Happy birthday itu datang darimu?”
Skandar mengangguk dengan senyum diwajahnya.
“Kartu-kartu itu..?”
“Ya”
“Gadis kecil yang-“
“Kau temui dijalan tadi”Sambung Skandar.
“Perahu kertas itu juga?”
“Aha ..ya.Semuanya itu aku”
“Kau mengikutiku ya”Scarlet meninju bahu Skandar.
“Bisa dibilang begitu”Sahut Skandar.
Scarlet kembali menarik Skandar kedalam pelukannya.Ia tidak tahu harus berterima kasih dengan cara apa.Jadi..diungkapkannyalah dengan cara ini.
“Ya tuhan..”Scarlet tertawa kecil melepas pelukannya
“Apa aku berhasil mengejutkanmu?”
“Well,sejujurnya aku tidak terlalu terkejut”
“Tidak masalah.Aku masih punya satu kejutan lainnya untukmu”Skandar menarik tangan Scarlet menjauhi Frosty Lake.


******


Skandar membawa Scarlet naik keatas rumah pohon.Tanganya menggenggam erat jemari Scarlet.
Saat keduanya tiba diatas.Skandar menghentikan langkhnya untuk menutupi kedua mata Scarlet dengan sapu tangan miliknya.
“Skandar,apa yang kau lakukan?”
“Scarlet,kau tidak pernah mendengarkanku bernyanyi bukan?”
“Ya,memang belum.Lalu?”
“Lalu dengarkan aku sekarang”


******


“I’ve been beaten down, I’ve been kicked around,
But she takes it all for me.
And I lost my faith, in my darkest days,
But she makes me want to believe…”

Dalam nyanyiannya Skandar perlahan mebawa Scarlet menemuui kejutan terakhirnya.

“Well I had my ways, they were all in vain,
And she waited patiently.
It was all the same, all my pride and shame,
And she put me on my feet…”

Skandar menghentikan langkahnya.Skandar menggerakan tubuh Scarlet mengahdap kejutan terakhirnya.
Perlahan ia membuka ikatan sapu tangan yang mutupi mata Scarlet.

*******

“They call her love, love, love, love, love.
They call her love, love, love, love, love.
They call her love, love, love, love, love…”

Scarlet mengerjapkan matanya beberapa kali menyesuaikan pandangannya.
Dari atas Scarlet dapat melihat Frosty Lake yang dihiasi dengan lilin-lilin kecil dibawahnya.
Tunggu ..lilin-lilin itu membentuk sesuatu.
‘kuharap ini bukan hanya mimipiku’

I LOVE U

“They call her love, love, love, love, love.
She is love, and she is all I need…”
Skandar membisikan bait terakhir lagunya tepat disamping telinga Scarlet.
Scarlet membalikan tubuhnya menghadap Skandar.
“Kau sudah melihat kejutan terakhirku?”
“Skandar..kau-aku tidak mengerti”Scarlet belum yakin ini bukan sekedar mimpinya.
“Scarlet..Lihat”Skandar meremas bahu Scarlet,menggerkan tubuh Scarlet kembali menghadap Frosty Lake.
“Aku melihatnya”Seru Scarlet.
“Tapi Skandar..itu untukku?”
“Lupakan itu lihat aku”Skandar meremas bahu Scarlet menggerakan tubuh Scarlet kearahnya.
Skandar menyentuh dagu Scarlet membinmbingnya agar menenmui wajah Skandar.
“"You are all I need to turn my world,
You are all I want inside my heart,
You'r all I need When we're a part.
You are all I want to be mine,would you?”
“Are you sure?”
Jantung Scarlet seakan berhenti berdetak saat sesuatu yang lembab mendarat dibibir mungil miliknya.Kehangatan yang tiba-tiba menjalar diwajahnya saat  wajahnya terkena hembusan nafas Skandar.
Skandar tidak menjawabnya dengan kata-kata tapi ia mebuktikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar