Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Kunjungan Jorge Lorenzo Ke Indonesia




Kunjungan Jorge Lorenzo Ke Indonesia – Ini adalah kelima kalinya Lorenzo mengunjungi Indonesia. Kunjungan pembalap 24 tahun itu selalu istimewa karena kedekatannya dengan negeri ini. Kehadirannya selalu dinantikan dan pada tahun kelima kedatangannya ke Indonesia, Lorenzo melakukan meet and greet dengan 200 konsumen Yamaha di Atrium Plaza Epicentrum, Kuningan, Jumat 13 Januari 2012.
“Senang rasanya kembali ke Indonesia. Indonesia rasanya seperti rumah kedua bagi saya. Indonesia adalah negara yang indah,” ujar Lorenzo dalam acara launching Yamaha New Jupiter Z white. Lorenzo, bersama rekannya di Yamaha Factory Racing, yakni Ben Spies, akan memberikan coaching clinic untuk pembalap-pembalap Yamaha Indonesia di ajang Cup Race.
Jorge Lorenzo Saat Peluncuran Jupiter Z
Pengalaman berharga coaching clinic dengan duo Yamaha di MotoGP itu akan memberikan kontribusi penting untuk menambah pengetahuan pembalap-pembalap Yamaha Indonesia untuk meraih prestasi terbaik.  Lorenzo pertama kali datang ke Indonesia pada 2008. Ketika itu, pembalap asal Spanyol itu tampil sebagai bintang tamu acara launching Vega ZR.
Lalu, pada 2009, ia juga hadir pada peluncuran Jupiter Z dan tahun 2010 saat diluncurkannya Lexam. Tahun lalu, Lorenzo juga sempat syuting di Bali dan menemui fans setianya.  Yamaha sendiri sebelumnya juga pernah mendatangkan 2 pembalap sekaligus ke Tanah Air pada 2009. Ketika itu Lorenzo datang bersama Valentino Rossi yang masih berkostum Yamaha
Perjalanan Kunjungan Jorge Lorenzo Ke Indonesia ini diselenggarakan oleh Yamaha Motor Indonesia Kencana, sponsor utama dari Racing Factory Yamaha MotoGP Tim Guna mempromosikan Jupiter Z Warna Putih. Setelah sebelumnya Lorenzo telah mengunjungi India dengan tujuan mempromosikan YFR15 V2. Tampak di gambar, Lorenzo menunggangi R15 di Sirkuit Buddh. Sebelumnya Ben Spies Menjadi Model untuk mempromosikan R1 Untuk Yamaha Europe.

Lorenzo at Indonesia :








Syahrini Jaipongan dengan Lorenzo

Nasib mujur bertengger pada penyanyi Syahrini. Meski sempat menuai kontroversi ketika ia menjadi duta Indonesia menyambut kedatangan maestro dunia sepak bola si David Beckham, bukan berarti Syahrini tak lantas dipercaya lagi untuk menyambut tamu-tamu istimewa luar negeri yang mampir ke Indonesia.
Buktinya, dalam kunjungan pembalap dunia sekaligus bintang MotoGP, Jorge Lorenzo ke Indonesia, Syahrini juga didaulat untuk menyambutnya.
Menejer Syahrini, Rendy mengatakan penunjukan Syahrini untuk mendampingi Jorge Lorenzo merupakan tawaran dari salah satu stasiun TV swasta.
Syahrini si biang kehebohan Jambul Khatulistiwa itu sangat merasa senang dan bahagia mendapat kepercayaan menyambut Jorge Lorenzo.
Seperti diketahui, berapa waktu lalu Syahrini membuat heboh saat menyambut bintang sepak bola asal Inggris, David Beckham.
Saat menyambut Beckham, Syahrini identik dengan ‘jambul khatulistiwa’. Tak hanya menyambut kedatangan Beckham, Syahrini juga sempat makan malam dan mendapat tandan tangan mantan bintang Manchester United itu.
Syahrini menemani Lorenzo untuk berdansa.
Tak hanya itu, Syahrini juga menari Jaipong di hadapan Lorenzo.
Menurut Rendy, Syahrini ditunjuk sebagai duta penyambutan Tak hanya itu, selama Jorge Lorenza Indonesia pun Syahrini wajib menemaninya termasuk acara coaching clinic dan tampil di acara “Bukan Empat Mata” di Trans 7.
Sebelumnya, duo pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo dan Ben Spies, berkunjung ke Jakarta, Jumat (13/ 1). Kunjungan mereka untuk Meet and Greet dengan penggemar dan coaching clinic untuk 10 pembalap Yamaha Indonesia dari ajang Yamaha Cup Race.
Lorenzo yang tengah melakukan kegiatan promosi Yamaha di beberapa lokasi di India, menyampaikan sukacitanya kembali bertandang ke Indonesia.

 

 

Jorge Lorenzo Dapat Peluk Cium dan Suvenir
Dalam kunjungannya ke Indonesia, Jorge Lorenzo dapat suvenir Arjuna dan peluk cium dari fansnya.
“Indonesia sudah seperti jadi rumah kedua untukku.
Aku selalu senang di Indonesia,” ucap Lorenzo dalam acara Meet and Greet bersama 200 konsumen Yamaha di Atrium Plaza Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/1).
Meski sudah kali kesekian datang ke Indonesia, sambutan untuk Kampiun MotoGP 2010 itu sendiri tetaplah besar. Ketika Lorenzo pertama datang ke lokasi acara pada pukul 18.31 WIB, sejumlah fans langsung berusaha merubung.
Namun begitu, kesempatan untuk minta tanda tangan atau foto bersama sang idola belum tersedia untuk para fans karena Lorenzo yang mendapatkan pengawalan cukup ketat dari panita, langsung dibawa masuk ke sebuah restoran untuk menanti acara resmi dimulai.
Penantian dua jam yang lantas harus dijalani mereka pun menyurutkan antusiasme fans Lorenzo.
Maka ketika si pemuda Spanyol berusia 24 tahun itu masuk ke panggung dengan menunggangi Yamaha Jupiter Z warna putih pada pukul 20.24 WIB, sambutan meriah pun menyertai.
Di atas panggung, Lorenzo terus berusaha menebar senyum kepada para fansnya. Pujian pun tak sungkan ia lontarkan. “Banyak perempuan cantik di sini,” tukasnya.
Setelah bercakap-cakap singkat, Lorenzo juga mendapat sebuah kejutan dari Yamaha Indonesia.
Pria kelahiran 4 Mei 1987 itu diserahi oleholeh berupa suvenir patung Arjuna. Menurut panitia, karakter tokoh pewayangan tersebut memiliki kemiripan dengan sosok Lorenzo yakni hebat, teguh, dan perkasa.
Akan tetapi, ada satu hal lagi yang mungkin bisa membuat Lorenzo dimirip-miripkan dengan Arjuna, yakni sama-sama jadi pujaan lawan jenis.
Di acara ini, kaum Hawa memang terlihat sangat antusias menyambut Lorenzo. Tengok saja di sesi akhir, ketika Lorenzo turun dari panggung untuk foto bersama, dan langsung menghadapi kehebohan fans perempuannya yang sontak antre untuk sekadar foto bersama atau bahkan memeluk dan mencium.
“Baju ini nggak akan dicuci,” seru Nasya (20 tahun), yang bukan cuma sukses mendapatkan tanda tangan Lorenzo di bahu kanan kemejanya, tetapi juga berhasil memeluk dan cipika-cipiki dengan si idola. 


 

 

Selasa, 22 November 2011

Marco Simoncelli





Kebangsaan
Lahir
Meninggal
Tim saat ini
No. motor
58
Situs web
Statistik karier
Tahun aktif
Pabrikan
0
Klasemen 2010
ke-8 (125 poin)
Start
Menang
Podium
Poin
27
0
0
2
0
185
Tahun aktif
Pabrikan
1 (2008)
Start
Menang
Podium
Poin
64
12
22
10
8
701
Tahun aktif
Pabrikan
0
Start
Menang
Podium
Poin
50
2
7
3
1
290
Tahun aktif
Pabrikan
0
Start
Menang
Podium
Poin
2
0
1
0
0
16
Marco Simoncelli (lahir di Cattolica, Rimini, Italia, 20 Januari 1987 – meninggal di Sepang, Malaysia, 23 Oktober 2011 pada umur 24 tahun) adalah salah satu pembalap MotoGP yang berasal dari Italia, dan cukup terkenal dengan karakter balapnya yang cukup garang. Gaya garangnya ini terlihat ketika seri terakhir MotoGP musim 2010, saat ia nyaris membuat Jorge Lorenzo terjatuh dan gagal meraih kemenangan di seri terakhir musim itu.
Simoncelli mengawali karirnya di dunia balap motor profesional, ketika ia menginjak usia 9 tahun di ajang Italian Minimoto Championship. Tahun 2001 ia pun hengkang ke ajang European 125cc dan mengamankan titel juara di tahun 2002.
Pada tahun 2002 ia kemudian memulai karirnya di ajang MotoGP. Selama tiga tahun ia kemudian berlaga di kelas 125cc, namun ia hanya mampu meraih hasil terbaik di posisi kelima pada tahun 2005. Naik ke kelas 250cc ia menjadi satu-satunya pembalap tim Gilera yang mampu menunjukkan hasil terbaik di ajang ini. Yaitu menjadi juara dunia di tahun 2008.
Hasil ini membuat tim Gresini Honda tertarik untuk merekrutnya di ajang MotoGP pada tahun 2010 lalu. Ia pun mampu memperlihatkan hasil yang bagus sebagai pembalap rookie. Hasil terbaik yang bisa ditorehkan oleh pembalap asal Italia itu, adalah posisi keempat di MotoGP Portugal 2010.
Kematian
Simoncelli meninggal dunia di Sirkuit Internasional Sepang pada tanggal 23 Oktober 2011 karena kecelakaan yang dialaminya saat GP Malaysia 2011. Simoncelli terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua. Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang dan tertabrak oleh motor Edwards. Edwards juga terjatuh namun hanya mengalami patah tulang bahu, sementara Simoncelli berbaring diam di lintasan sesaat setelah kecelakaan dengan helmnya terlepas dalam insiden itu. Sementara itu, Rossi hanya sedikit kehilangan keseimbangan dan dapat melaju pelan ke pit-stop. Setelah insiden tersebut, perlombaan dihentikan dan Simoncelli langsung dibawa ke pusat medis Sirkuit Sepang. Pada pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena luka serius yang dideritanya. Kemudian, dalam jumpa pers direksi balapan MotoGP, kepala medis, Michele Macchiagodena, menyatakan bahwa Simoncelli mengalami “trauma serius di kepala, leher, dan dada,” dan sempat diberi perawatan CPR selama 45 menit sebelum akhirnya meninggal.
  • http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/14/MotoGP_Malaysia_2011_-_Simoncelli_Last_Race_cropped.jpg/120px-MotoGP_Malaysia_2011_-_Simoncelli_Last_Race_cropped.jpg
Marco Simoncelli di grid GP Malaysia 2011, balapan terakhirnya di MotoGP.
  • http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/4/4a/Simoncelli_crash.jpeg/120px-Simoncelli_crash.jpeg
Kecelakaan Marco Simoncelli saat balapan di Sepang, Malaysia yang menyebabkan Marco Simoncelli meninggal dunia.