Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Maret 2014

Untitled 6!



Bila tidak ada seseorang yang mau menyiakan kehadiran nya hanya untuk mendengarkanmu, Panggilah aku ….
Jika dunia menjadi gelap dengan tak ada yang tersisah didalamnya dan takkan ada lagi yang mau bersiri disisimu, Carilah aku ….
Bila takkan ada satupun figur yang bersedia menjadi saksi dari semua air matamu, Datanglah padaku ….
Jika tidak ada yang seorang pun mau mempermalukan dirinya untuk melihatmu sebagai mana adanya dirimu, Larilah kepadaku ….
Bila tidak ada yang mau berbaik hati untuk memberitahumu kemana kau harus pergi, bertanyalah padaku ….
Jika tidak ada satupun yang bersedia untuk duduk bersamamu dalam dingin, mengadulah padaku ….
Bila tidak ada yang mau untuk menemanimu bercerita untuk sepanjang malam hingga pagi menjelang, Simpanlah cerita itu untukku ….
Jika langit mulai gelap dan tidak ada satu pun yang ingin berjalan bersamamu dikala hujan, berjalanlah kepadaku ….
Bila kau membutuhkan sebuah tangan untuk kau genggam saat kau harus menyebrangi jalan itu namun tak satu pun dating untuk kau gengam, Pintalah diriku ….
Jika pagi menjelang dan tidak ada yang mau bersanding berlari bersamamau di pagi itu, Raihlah diriku ….
Dan bila mereka sudah lelah dengan kehadiranmu, Kembalilah, Pulanglah kepada diriku ….



Aku memang takkan bisa berjanji untuk selalu ada disini saat kau pulang padaku nantinya
Tapi aku berjanji takkan sekalipun aku memalingkan diriku saat angin mempertemukan kita kembali
Aku pun bukan orang yang pintar untuk merangkai sebuah kata demi menghapus air matamu
Tapi aku tidak akan menyia-nyiakan pundakku hanya untuk orang lain selain dirimu, pundak ini milikmu saat kau kembali
Aku juga tidak bisa memainkan sebuah kata untuk bisa membuatmu tertawa
Tapi aku takkan berbohong saat aku berjanji aku akan membuatmu nyaman dengan duduk bersamaku dalam diam

Aku memang tidak bisa menjemput sebuah waktu agar datang padaku lebih cepat
Aku juga tidak bisa memberikan apa-apa untuk dirinya agar ia berharga kembali padaku
Tapi, keyakikan ini akan selalu ada mengikuti kemana harapanku ada
Keyakinan bahwa dirinya kan berlari untuk pulang kepadaku


Rabu, 05 Maret 2014

Untitled 5!

Apakah kamu disana?

Apakah kamu disana?
Saat aku membutuhkan sebuah pilar untuk kubagi sebuah cerita
Saat aku tidak ada keyakinan untuk kepada siapa aku harus percaya
Saat aku merasa dunia dan seisinya berusaha untuk memerangiku
Saat aku tidak tahu lagi mengapa?

Apakah kamu disana?
Untuk semua kenangan yang pernah aku ciptakan dan sesalkan
Untuk semua tawa yang pernah ku rubah menjadi air mata
Untuk segala kecerobohanku yang menghasilkan derai tawa dari mereka
Untuk segala kegembiraan yang kering karena tersapu air hujan

Apakah kamu disana?
Saat aku mempunyai hari yang buruk dalam mingguku
Saat aku merasa seakan – akan aku menghilang dan terkalahkan
Saat aku merasa takut dan hanya seorang diri untuk berdiri
Saat aku tidak tahu harus kemana untuk berputar?

Apakah kamu disana?
Untuk segala hari pertamaku di setiap sekolahku yang baru
Untuk segala kegugupanku berbaur dengan orang-orang yang baru
Untuk segala penderitaan dibalik hal-hal yang kucoba tuk sadari
Untuk segala harapan yang masih aku pertahankan

Apakah kamu disana?
Untuk menjadi seorang teman yang selalu kubisikan segala rahasiaku
Untuk menjawab segala  telephonku hanya agar aku tak sendiri
Untuk memberiku sebuah pelukan saat aku membutuhkan itu
Untuk tempatku berbagi apa pun yang terbaik bagiku?

Apakah kamu disana?
Saat aku sakit dan tidak bisa menikmati hangatnya udara di luar
Saat aku merasa akan kehilangan segalanya yang ku miliki
Saat aku merasa tidak ada lagi harapan terbentang di langit sana
Saat aku tertawa………menertawakan diriku sendiri.

Apakah kamu disana?
Dan aku menjawab…….
Ya, dirinya selau ada disana…..
Disini, menemaniku dalam dingin dan gelapku.


Selasa, 18 Februari 2014

Untitled 4!


Pohon ini memang hidup dan tumbuh seorang diri
Pohon ini memang tidak membutuhkan manusia untuk berdiri
Pohon ini memang tidak membutuhkan air untuk menghidupi
Tetapi, pohon ini akan nyaman bila tidak tertinggal sendiri

Pohon ini tidak akan mengeluh diletakkan ditengah keramian pasar diantara para pedagang
Pohon ini tidak akan melawan jika kau dillemparkan di tengah kematian di tengah api perang
Pohon ini akan tertawa jika kau letakan ditengah hutan belantara dengan sinar bulan benderang
Tetapi, pohon ini akan menangis jika kau letakanya di tengah  kekosongan sebuah padang

Karena......

Saat ditengah pasar kau akan temukan para pedagang & jadikanlah teman
Saat di tengah peperangan tolonglah yang tak bersalah & jadikanlah kawan
Saat di tengah hutan pohon ini akan tertawa karena ia menemukanya 'teman & kawan'
Tapi akankah pohon ini menemukanya? 'teman & kawan' di tengah padang penuh angan?

Pohon ini tidak akan ada harganya jika kau cobanya untuk jual
Pohon ini juga tidak ada buah yang bisa kau petik & nikmati hasilnya
Pohon ini juga tidak memiliki bunga untuk kau pandang setiap keindahanya
Tetapi, bukan berarti pohon ini tidak perlu untuk kau cintai dan temani

Pohon ini adalah bersembunyi didalam diriku


Jumat, 07 Februari 2014

Untitled 3!


Jangan pedulikan jam yang berdetik
Hanya nikmati yang indah di hati
Hanya hiraukan malam yang semakin larut
Di kala matahari tak seindah dahulu

Seluruh tawa bergema menguasai dunia
Saat tangis menjadi lebih berharga
Saat beribu tangan menyapu air mata
Berjalan bergandeng beriringan

Saat keluarga bukan lagi satu-satunya
Saat beribu sahabat datang bergantian
Tidak peduli akan kisahku di masa depan
Hanya tertawa tanpa berpikir apa sebabnya



Minggu, 02 Februari 2014

Untitled!




Lihatkah dirimu beribu bintang disana
Saat tinggi tak akan lagi terjangkau
Saat mimpi hanya ayal yang nyata
Indahkah dunia saat kita tak lagi merasa?

Jika teriakanku lebih keras....
Akankah takdir menemukanku?
Menuntunku ke arah hati dan anganku
Menemukan mimpi dan semua asa matiku

Saat semua terdiam hatiku berteriak
Saat hampa yang ada jiwaku pun memaki
Saat tawa tak lagi nyata ragaku pun menangis
Inikah jalan. Jalan yang tajam dan terjal?

Akankah angkasa tenang disana membantu?
Menunjukan rasi kerlipnya menuntunku
Atau akankah angin itu menyeretku?
Menerpaku kemana kakiku ingin berpijak