Bagaimana Jika Waktu Terhenti?
Apa yang akan terjadi jika waktu terhenti, Jika segalanya akan membeku kecuali aku dan ragaku. Semua orang, hewan, alam, segala makhluk bawah laut itu semua membeku pada waktu itu. Dan bagaimana jika waktu tidak akan pernah memulai kembali perjalanannya, Dan bagaimana jika aku satu-satunya yang tidak membeku. Aku akan menjelajahi dunia, berjalan melewati lautan. Memandangai bintang-bintang di langit malam dengan telescope terbaik di dunia, mengunjungi 1 negara ke negara lain. Mungkin setelah 6 tahun cahaya terlewatkan dan segalanya masih membeku, aku pun akan tetap muda, apa yang akan aku lakukan?
Aku akan menjelajahi satu tempat ke tempat lain untuk mencarinya. Mencoba untuk mencarinya di seluruh dunia. Saat aku hampir menyerah itulah dimana saat aku menemukannya. Dia mungkin sedang berdiri seorang diri atau dengan orang-orang terdekatnya. Aku akan memberinya surat miliku, untuk memberi tahunya seberapa banyak aku memperhatikan segala tingkahnya. Seberapa besar aku peduli padanya, saat aku tidak melihatnya muncul seperti biasanya. Aku akan memberi tahunya siapa aku sebenarnya, bagaimana kebahagian ,penderitaan, dan hidup yang ia berikan padaku hanya dengan berada didekatku. Aku akan memberi tahunya seberapa bodohnya aku, bagaimana aku mempertunjukan hal-hal anehku agar ia dapat memperhatikanku. Bagaimana aku menyukai rambut hitamnya saat ia berjalan di depanku. Aku tahu aku mungkin terdengar seperti mata-mata dan aku mungkin egois dengan mengatakan semua hal itu, dan juga betapa bodohnya aku bahwa aku mungkin menghancurkan kesempurnaan hidupku untuknya, Tapi terkadang aku tidak peduli.
Aku ingin memberi tahunya bahwa dia tidak menakutkan saat ia pernah berpikir seperti itu. Bagaimana ia terlihat lucu berdiri disana dengan baju hitamnya walaupun saat itu musim panas dan ...panas. Aku ingin memberi tahunya betapa idiotnya diriku saat aku bermimpi tentangnya sesekali, bahkan ketika aku berpikir tentang kita mempunyai masa depan bersama. Aku ingin menceritakan bagaimana perasaanku saat aku melihatnya dengan wanitu itu walaupun aku akan terdengar bodoh. Aku bahkan ingin memberi tahunya saat aku sudah berpindah dan menemukan seorang lain, Aku ingin memberi tahunya bahwa aku masih mempunyai suatu ruangan di suatu tempat di dalam hatiku untuknya, bahkan bila malaikat dan iblis akan menganggap aku bodoh, Aku tetap akan memberi tahunya. Aku akan meninggalkan surat itu di dalam sakunya dan pergi. Pergi kemana tempat asliku diletakan, tapi sebelumnya berbisik kepadanya bahwa bagaimana pun juga aku masih menyukainya.
Lalu saat aku kembali, waktu akan kembali berdetik sekali lagi. Semua orang pun mulai bernafas dan kehidupan dimulai sekali lagi dan tentu itu akan sama persis seperti sebelumnya. Tapi senyum itu akan selamanya tinggal di bibir dan hatiku, mengingat aku memberikannya surat cintaku padanya. Tidak akan ada yang tahu kecuali aku, dia, dan Tuhan tentang suratku itu. Itulah yang akan aku lakukan apabila waktu terhenti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar