Rabu, 05 Oktober 2011

The Way You Remember Me,chapter 14



Scarlet melangkah melewati koridor yang akan membawanya kekelasnya pagi ini.
Kenyataan yang ditemuinya kemarin tidak lagi membebaninya.Apapun yang terjadi padanya nanti atau mungkin beberapa detik yang akan datang,Ia tidak peduli.Hidup hanya tentang menjani bukan?

“Scarlet..Happy Birthday”Seorang gadis memberikan Scarlet selembar kartu.
“Thank you”Ucap Scarlet menerimanya dan gadis itu segera berlalu.
Scarlet mengernyit menatap kartu berwana merah ditangannya.
Scarlet meneruskan langkahnya dan ternyata kejadian yang sama terulang.Beberapa temannya mendekatinya,memberikan ucapan selamat dan kemudian memberikan kartu persegi berbagai warna.

*****

Scarlet sampai dikelasnya dengan membawa beberapa kartu ditangannya.
“Darimana kau mendapatkannya?”Tanya Claire saat mendapati Scarlet dengan kartu-kartu tersebut.
“Dari setiap orang yang menyapaku pagi ini dikoridor”Jawab Scarlet meltakkan kartu-kartu itu diatas mejanya.Claire menaikkan sebelah alisnya.Scarlet menggedikkan bahunya menandakan dirinya sendiri tidak megerti.
“Scarlet..”
“Hai Alex”Balas Scarlet menyapa Alex ramah.
“Happy Birthday”Lagi,Scarlet mendapatkan satu tambahan kartu dari Alex.
“How could you know about my birthday?”
“Someone told me about this”Jawab Alex lalu ia kembali ketempat duduknya.
Scarlet menggaruk pelipisnya,aneh.
“Hey ..Happy Birthday Scarlet.How could I just know your birthday is today”Protes Claire.
“Sorry.I’m also not realized about it”
“Scarlet .Lihat!Dimasing-masing kartu terdapat satu huruf”Ucap Claire memberikan satu kartu ke Scarlet.
“P”Scarlet membaca salah satu huruf dibalik kartu yang digenggamnya


******


Kelas Scarlet baru saja usai dan ia berniat mengajak Skandar untuk makan siang bersama.
Scarlet mengeluarkan ponselnya dari dalam tasnya.
Ia masuk kedalam menu kontak.Skandar.Call.
Tidak aktif?
Baiklah,mungkin memang ia harus menghabiskan ulang tahunnya seorang diri.


*******

Scarlet berjalan melewati komplek pertokoan,ia baru saja menyelesaikan acara makan siangnya,sendirian.Menyedihkan memang,hari ini hari ulang tahunnya ,ia kira ia akan menghabiskan ulang tahunnya tahun ini dengan seorang yang diharapkannya menghabiskan waktu seharian bersamanya tapi ternyata jangankan menghabiskan waktu bersama ucapan selamat ulang tahunpun belum ia terima dari pria yang dinantinya.
Scarlet berdiri bersama beberapa orang lainnya menunggu lampu lalu lintas berubah hijau.
“Nona..”Sesorang menarik ujung mantel yang dikenakan Scarlet.
Scarlet menunduk dan mendapati gadis kecil dengan senyumnya yang menggemaskan tengah tersenyum menatapinya.
“Ada apa gadis manis?”Scarlet berlutut mensejajarkan dirinya dengan gadis itu.
Gadis itu tersenyum dan mengulurkan tali balon yang tadi digenggamnya.”Untukmu”
Scarlet menerimanya.
“Happy Birthday”ucap gadis itu dan satu kecupan dari bibir mungil gadis itu mendarat dipipi kanan Scarlet.
“Terimakasih.Siapa yang memberitahumu hari ini ulang tahunku?”
“Pria tampan disebelah sana”Gadis itu memalingkan wajahnya dan menunjuk halte bus yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri.Scarlet menyipitkan pandangannya.Halte itu sepi,hanya ada dua gadis belia tertawa disana.
“Tadi pria itu disana”Gadis itu menggaruk belakang kepalanya.
Lampu lalu lintas berubah merah.
“Gadis manis siapapun yang memberitahumu ucapkan padanya terimakasih”Scarlet mengelus kepala gadis itu dan segera menyebrang.

*******


Gadis kecil itu kembali duduk dihalte,kini ia hanya sendiri kedua gadis belia yang sempat dilihatnya tadi sudah lebih dahulu meninggalkannya.
“Hey,terimakasih telah membantuku”
“Pria tampan”Pekik gadis kecil itu saat mendapti pria tampn yang tadi menghilang kini kembali.
“Hehe..Aku punya nama gadis manis”
“Siapa namamu?”
“Sccaby”
Gadis itu mengangguk mengerti.
“Gadis itu cantikkan?”Tanya pria yang duduk disamping gadis kecil itu.
“Sangat cantik”Seru gadis itu riang.
“Menurutmu dia cocok untukku?”
Gadis kecil itu menyipitkan pandangannya dan memandangi pria disebelahnya.
Tak lama mengangguk dengan senyum terkembang diwajah menggemaskanya.
“Sweet girl.You know I’ll ask her to be mine tonight”
Pria itu mengrlingkan matanya dan bergegas meninggalkan gadis kecil itu kembali.
“Bye ..”


*******

Tidak ada komentar:

Posting Komentar