Rabu, 05 Oktober 2011

The Way You Remember Me,chapter 11


Audi Silver itu melesat membelah jalan London.
Skandar membiarkan Scarlet mengemudi.Membawa mobilnya menjelajahi setiap jalan yang akan mmbawa mereka  menuju tempat yang ada dalam benak Scarlet.
Epping Forest
Tertera tulisan besar-besar disalah satu papan nama dijalan yang dilewati Audi silver tersebut.
Scarlet menghantikan mobilnya dikawasan Epping Forest.
Skandar mengikuti Scarlet masuk kedalam hutan itu.
“Kau pernah ketempat ini sebelumnya?”Tanya Scarlet melangkah didepan Skandar.
“Belum.Aku pernah mendegar tentang Epping forest tapi aku belum pernah kesini”Jawab Skandar.Matanya sibuk memperhatikan phon-pohon besar disekitar mereka yang menggugurkan daunnya.
 Scarlet berdiri memaku didepan pohon besar.Ia mendongak dan seulas senyum tergambar diwajahnya.Lalu ia berlari kesisi lain pohon itu.
Skandar baru menyadari Scarlet yang sudah tidak ada disisinya.Ia menyusri sisi lain pohon itu.
“Scarlet..”Teriak Skandar menggema ditengah kumpulan pohon yang ada.
“Scar-“
“Skandar!”Teriakan Scarlet menghentikan seruan Skandar.Skandar menggerakan kepalanya mencari tempat suara itu berasal.
Ia mengernyit bingung mendapati Scarlet tengah berdiri diatas rumah pohon.
“Skandar ..Cepat kesini.Aku ingin menunjukan sesuatu padamu”Ucap Scarlet lagi.
Skandar mendekati pohon itu,menaiki tangga yang membawanya keatas.

******


Angin musim gugur berhembus membelai lembut rambut Scarlet yang kini tergerai.
Tangannya sibuk menyempurnakan letak kamera kearah objek bidikannya.Skandar duduk disampingnya hanya memperhatikan kegiatan gadis disampingnya.
“Dad menghadiahiku rumah pohon ini saat ulang tahun ke-5 ku”Scarlet tertawa kecil mengingatnya.
“Jadi ini hadiah ulang tahun dari Dadmu?”Tanya Skandar tidak percaya.Scarlet menggguk dan tersenyum yakin.”Keren”Gumam Skandar selebihnya.
“Scarlet,kapan ulang tahunmu?”Tanya Skandar.
“27 Agustus”Jawab Scarlet.
“Itukan minggu depan”Seru Skandar.
“Memang iya?Ah tidak penting juga.Aku jarang merayakan ulang tahunku”Scarlet mengibaskan tangannya menghapus pembicaraan tentang ulang tahun yang beberapa tahun ini tidak pernah dirayakannya.
Skandar diam ia lebih memilih memikirkan rencana untuk meryakan ulang tahun Scarlet.Rencana yang harus rampung dalam satu minggu.


*****


“Scarlet,apa kau pernah mempunyai suatu hubungan serius dengan seseorang?”Tanya Skandar,tiba-tiba saja ia ingin mengetahui tentang kehidupan cinta gadis disampingnya.
Scarlet tersentak,gerakan tangannya tiba-tiba saja terhenti.Ia letakan kameranya dalam pangkuanya.
“Pernah”
Skandar menoleh,ia berharap Scarlet akan bercerita lebih jauh tentang ini.Bercerita tentang pria yang pernah mengisi hati gadis ini.
“Aku pernah terikat dengan sesorang.Pria baik yang ternyata tidak cukup baik untukku”Scarlet menyenderkan tubuhnya.Rasanya bercerita tentang jalan hidup dan kehidupan cintanya sama-sama menyesakkan rongga dada.
“Aku mengenalnya di senior high school.Dia satu-satunya pria yang mengetahui cerita tentang keluargaku.Dan dia juga satu-satunya yang selalu menjadi tumpuanku saat aku kembali menghasihani hidupku sendiri..”
“Secara keseluruhan dia sepertimu..“Scarlet menoleh,memndangi Skandar yang sekarang ini juga menatapnya.Scarlet menghela nafas,ingatan tentang pria itu kembali membuatnya mengingat lembaran cerita masa lalunya.
“Ia menyatakan perasaannya padaku dan karena aku merasa nyaman dengannya aku menerimanya.Membuatnya 3 tahun mengisi hidupku..”Scarlet kembali menghembuskan nafas berat.
“Tapi semua berakhir saat tiba-tiba saja ia pergi meninggalkanku untuk gadis lain dinegara lain.Sejak itu aku tidak pernah berusaha dekat dengn pria sampai akhirnya aku bertemu denganmu”
Ternyata cerita cinta milik gadis ini tak jauh berbeda dengan jalan hidupnya.Skandar hanya bisa menggenggam tangan Scarlet tanpa banyak berkomentar.
Matahri beringsut menghilang saat keduanya merapatkan diri.
Dua pasang mata itu,duduk berdekatan memandangi jingga yang mulai tergores dilangit.
Scarlet menyenderkan kepalanya kebahu Skandar.Akhir-akhir ini ia sering melakukan hal semacam itu.
“Skandar..”Panggil Scarlet.
“Hmm..”
“Apa kau marah jika aku bilang..”Scarlet menggigit bibirnya,berniat mengurunkan ucapannya.
“Jika apa?”Tanya Skandar,menggerakan kepalanya memandang Scarlet.
Scarlet membalas mentap Skandar.”Jika aku bilang aku menemukan sosok pria itu dalam dirimu”
Skandar menarik senyumnya.Satu tangannya mendarat dikepala Scarlet.
“Jangan pernah samakan aku dengan seorang yang meninggalkanmu demi gadis lain,karena aku bukan seorang yang akan melakukan itu”
Scarlet mengulas senyum manisnya.Senyum bahagia yang dimilikinya setelah mendengar pernyataan Skandar.
“Skandar kau harus membantuku berkemas besok”Ucap Scarlet.
Skandar menegakkan tubuhnya”Kenapa aku?”
“Yeah karena kau yang membuatku kesini dan mengabaikan tugasku”Scarlet melipat kedua tangannya.
“Baiklah”Skandar mengacak-acak rambut Scarlet.
Scarlet menyingkirkan tangan Skandar.Tangannya kembali meraih kamera itu.Membidik kearah satu titik objeknya.
“Skandar”Skandar menoleh.
-CLICK-
Scarlet berhasil mengambil potret Skandar yang menyatu dengan cahaya matahari yang menerpa sebagian wajahnya.
“Hey,kau memotretku?”
Scarlt hanya tertawa dan berdiri.
“Kau tidak bisa seenaknya memoteretku.Kau harus membayarnya jika ingin menjadikanku sebagai modelmu”Protes Skandar masih duduk menyender
“Benarkah?Ambil sendiri kameraku dan silahkan kau hapus”Scarlet sudah melangkah menjauh mendekati tangga turun.
“Jangan salahkan aku jika aku berhasil  mengambilnya”Skandar berdiri dan mengejar Scarlet.
Scarlet menuruni tangga rumah pohon itu dengan cepat tapi gerakan Skandar jauh lebih cepat.
“Haha Skandar lepaskan”Ucap Scarlet saat Skandar berhasil mendekapnya dari belakang.Scarlet beringsut merubah posisinya menghadap Skandar.
“Baiklah akan ..-“
Scarlet mengtupkan bibirnya saat jemari telunjuk Skandar berada diantara wajahnya dan Skandar.Menghalangi keduanya yang begitu dekat.
Tangan Skandar mengelus pipi Scarlet dan merambat menyingkap rambut Scarlet kebelakang telingnya.
Scarlet tertegun dan tidak tau apa yang harus dilakukannya.Matanya terpejam saat Skandar semakin mendekati wajahnya.
“Kau bertambah menggemaskan saat pipimu memerah seperti sekarang”Ucap Skandar diiringi tawanya.
Scarlet membuka matanya dan menemukan Skandar tengah tertawa menatapnya.
“Skandar “Scarlet mendorong tubuh Skandar menjauh.Menjejakan kakinya kesal menjauhi Skandar yang masih ada ditmpat itu tertawa.
“Hey,kunci mobilmu ada ditanganku Mr.Keynes.Jangan harap aku akan membukakan pintu mobil untukmu”Teriak Scarlet   berlari menjauh.Scarletpun tertawa berhasil membalas Skandar.
Skandar menghentikan tawanya”Scarlet ..ayolah.Aku hanya bercanda”
Skandar segera berlari jika ia tidak ingin terlambat untuk menhan langkah Scarlet.


*****


Hari ini.
Aku baru saja menyadari kehadiran sosok yang pernah hilang dalam hidupku.
Kehadirannya yang membantuku melewati segala hal sulit yang kutemui.
Dia bersedia menjadi sandaranku.
Dia dengan segala caranya membuatku tersenyum hari ini.
Dia dengan semua caranya yang mmbuatku ingin lebih lama bersamanya.
Jika memang ia adalah sosok yang kembali kutemukan.
Jangan buat sosok itu kembali menghilang dari hidupku.
Jangan torehkan lagi cerita kehilangan dalam sejarah cintaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar