Cahaya kehidupan itu berpendar-pendar.
Satu tiupan maka cahaya itu akan menghilang,lenyap tak bersisa.
Apa kau mengirimkan dia sebagai malaikat yang membantuku menjaga nyala api itu?
Jika ia terimakasih untuk membuatnya hadir dalam hidupku,hidup kami.
Dia hadir disaat yang tepat.
Dia ada disaat aku membutuhkan seorang disampingku.
Dia bersedia menjadi tumpuan tangisku saat pedih itu menyelinap dihatiku.
Dia, seakan kau kirimkan untuk mengembalikan senyumku,senyum kami.
******
“Jadi …Ayahmu sudah..”Skandar tidak bisa meneruskan kalimatnya.
“Ya ..ayahku sudah meninggal Skandar.2 tahun setelah ayah pergi Mom menikah dengan Rick.Dulu Rick adalah pria yang baik,ia cukup baik untuk kusebut Ayah tapi ..saat umurku 11 tahun Mom divonis terkena kanker otak,setelah vonis itu duniaku berubah lebih buruk.Mom selalu berada didlaam rumah atau rumah sakit,tidak ada lagi Mom yang biasa menghabiskan harinya bersamaku diluar rumah seperti yang biasa kita lakukan saat Ayahku masih ada.Dan Rick setelah ia mengetahui hal itu Rick berubah menjadi pria yang paling kubenci didunia..umurku baru 11 tahun saat aku tahu artinya penghianatan.Rick berselingkuh dengan sekertarisnya,ia bilang karena Mom sudah tidak bisa melakukan apapun lagi untuknya.Sejak saat itu sampai sekarang aku tidak punya sosok ayah”
Skandar hanya bisa terperangah mendengar sejarah singkat kehidupan gadis cantik disebelahnya.Gadis cantik yang ternyata kehidupannya tidak secantik wajahnya.
“Sudah cukup,aku ini melankolis sekali.Ayo sebentar lagi jam besuk dirumah sakit habis”Scarlet mengusap air matanya.
“Scarlet,jika kau masih ingin berlama-lama disini tidak apa”Ucap Skandar.
“Tidak,aku ingin mengenalkanmu pada Mom”Scarlet menggeleng yakin lalu tersenyum kearah Skandar.
“Kau yakin?”Tanya Skandar.
“Ya,ayo”Scarlet mengangguk antusias lalu menarik tangan Skandar mengjakanya berdiri.
*****
Skandar menghentikan mobilnya didepan toko bunga.Dan Scarlet memilih untuk tetap menunggu Skandar didalam mobil.
“Maaf,membuatmu menunggu lama”Ucap Skandar masuk kedlam mobilnya.
“Tidak masalah”Jawab Scarlet.
“Kau membeli bunga untuk siapa?Untuk gadismu ya?”Tanya Scarlet menggoda Skandar.Skandar tertawa mendengar pertanyaan Scarlet.
“I’m single Scarlet,afterall this is for your Mom”Skandar menyerahkan sebuket bunga Lily kepada Scarlet.
“Oh my ..Skandar how can you choose Lily for my mom?”Tanya Scarlet memandangi Lily yang ada dipangkuannya.
“I don’t know,but that is like say’choose me,choose me’”Jawab Skandar sembari menjalakan mobilnya.
Scarlet tertawa mendengar jawaban Skandar,ia memandangi Skandar yang kini terfokus pada jalan.
“Kenapa kau memnadangiku seperti itu?”Tanya Skandar yang tersadar.
“Uhm ..nothing ,you just like my father”Ucap Scarlet tersenyum.Skandar menoleh sesaat kearah Scarlet.
“Scarlet,kau tidak berniat menjodohkanku dengan ibumukan?”Tanya Skandar.
Tawa Scarlet pecah seketika.”Of course no”jawabnya meninju bahu Skandar pelan.
*****
Louise tengah berbincang dengan Desire saat melihat pintu kamarnya dibuka oleh Scarlet.
“Hai Mom”Sapa Scarlet.
“Scarlet,kenpa kau baru datang jam segini?”Tanya Louise.
“Maaf,ada sedikit kendala”Jawab Scarlet etrsenyum.
“Mom aku ingin mengenalkan seseorang padamu”Ucap Scarlet mendekati Momnya.
“siapa?Hey,sudah lama kau tidak membawakan Lily untuk Mom”Louise memusatkan pandanganya pada buket bunga yang dibawa Scarlet.
“Bukan aku yang mmebawakan ini untukmu”Ucap Scarlet menyerahkan buket bunga tersebut untuk Louise.
“Lalu?”Tanya Louise.
“Skandar”Jawab Scarlet ceria.
Louise mengernyitkan dahinya.”Skandar?”
Pintu kamar itu kembali terbuka,kini pria tampan berdarah Lebanon itu yang membukanya.
“Ya,ini dia Skandar,dia yang ingin kukenalkan padamu”Ucap Scarlet meraih tangan Skandara mendekati Scarlet.”Mom masih ingatkan pria yang kuceritakan kepadamu beberapa hari yang lalu?”
“Good evening Mrs.Kenner”Ucap Skandar menyapa Louise.
“Just call me Louise”Ucap Louise tersenyum ramah.
“Benar yang dikatakan Scarlet,kau pria yang tampan”Ucap Louise mendelik kearah Scarlet.
“Mom”Protes Scarlet.
“Memang apa saja yang telah dikatakan Scarlet?”Tanya Skandar tertarik.
“Yeah,kau tahu sepanjang ia menjagaku ia terus menceritkan tentangmu dan kebaikanmu itu dan ia ..-“
“Moomm”Potong Scarlet jengkel.
“Baiklah”Louise membungkan mulutnya,menggerkan tangannya seakan mengunci mulutnya.
Skandar tertawa dan memandangi Scarlet.
“Apa?”Tanya Scarlet acuh lalu membuang wajahnya kearah jendela.
Louise dan Skandar tertawa melihat tingkah Scarlet.
Waktu singkat yang mereka miliki itu mereka habiskan dengan kegembiraan.Cerita dan tawa.Hanya 2 hal sederhana yang mampu membuat Scarlet untuk sesaat saja melupakan tentang kehidupannya yang rumit.2 hal sederhana yang mampu membuat Skandar mengnal lebih jauh sosok Scarlet dari gambaran singkat yang duberikan Louise. Jauh dilubuk hatinya Scarlet berdoa agar selamanya ia memiliki kehangatan ini.Kehangatan yang sudah lama hilang dari hidupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar